Sejumlah aktivis peduli lingkungan Bengkulu, memprotes keberhasilan Pemkot Bengkulu meraih piala adipura dari kementerian lingkungan Hidup, kamis 5 juni 2014. Keberhasilan itu di nilai timpang, karena tak sesuai dengan realitas. Dewan pembina Yayasan Ulayat Bengkulu Dikson Aritonang mengatakan, saat ini kondisi kota Bengkulu justru nyaris darurat sampah dan tidak memiliki mekanisme pengelolaan sampah yang baik. “bisa dilihat di sejumlah sudut kota, sangat sulit mencari tempat sampah. Bahkan di sejumlah lokasi wisata banyak terlihat sampah menggunung,” kata Dikson. “karenanya kami menilai perolehan Adipura untuk kota Bengkulu, aneh.

Karena tak sesui kenyataan,” tambahnya, di temui usai sarasehan lingkungan , selamatkan pantai dari sampah untuk anak cucu kita di bencollen mall, kamis (5/6/2014). Sebagai bentuk protes, kata dia, direncanakan, pada sabtu 8 juni 2014, ratusan aktivitas dan mahasiswa peduli lingkungan se bengkulu akan menggelar aksi bersih pantai. Mereka akan membangun gunung sampah, dari hasil kumpulan sampah di objek wisata pantai panjang kota bengkulu. “gunung sampah ini juga yang akan menunjukkan kepada publik, bahwa sesungguhnya kota ini masih darurat sampah,” kata dikson.

Ketua Perhimpunan Hotel Dan Restoran Indonesia (PHRI) Bengkulu, Muhamad Rusli juga menyayangkan penobatan kota bengkulu dalam perolehan Adipura. Menurutnya, masih banyak hal yang harus dibenahi dalam penangganan kebersihan limgkungan. “jujur saja kalau saya amati, kota bengkulu belum layak dapat Adipura. Tidak sedikit turis dan warga lokal mengeluhkan hal ini,” ujar rusli.

Terpisah, sesuai dengan keputusan Kementrian Lingkungan Hidup, Provinsi Bengkulu tahun ini berhasil meraih piala Adipura di tiga kabupaten dan satu kota yakni, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Utara dan Kota Bengkulu. “kami sangat berterimakasih dengan semua pihak, karena telah mendukung sehingga kota bengkulu tahun ini dapat Adipura. Ini kerja keras kita semua ,” kata wakil Walikota Bengkulu Patriana Sosialinda. Direncanakan, pada minggu 8 juni 2014, piala Adipura yang selama empat tahun ini tak pernah diperoleh Kota bengkulu helmi hasan dan segenap perangkat pemerintah. (jek/hcr) RBI

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.