Enggano merupakan pulau kecil di Propinsi Begkulu, memilikidaratanseluaslebihkurang 40.000 hektar. Secara adeministratif dalam wilayah  Kabupaten Bengkulu Utara, Kecamatan Enggano. Pulau ini terletak di tengah samudra Hindia 92 mil laut dari Kota Bengkulu. Memiliki Topografi secara umum datar sampai landai. Daerah pemukiman berada pada ketinggian 5 – 10 M dari permukaan laut, perbukitan tertinggi hanya 220 M dpl.

Dalam strategi kebijakan pengelolaan kawasan perbatasan dan pengelolaan pulau-pulau terluar di Indonesa, pulau ini termasuk dalam pulau perbatasan maritim. Pulau Enggano urutan keempat terbesar dari pulau-pulau di perbatasan. Berdasarkan posisinya tersebut pulau ini sangat penting, hilangnya pulau Enggano sangat mempengaruhi luasan wilayah Indonesia.

Ekosistim Pulau Enggano meniliki karakteristik sepesifik dan lebih rapuh jika dibandingkan dengan ekosistem daratan. Sebagian besar matrial pembentuk pulau merupakan karang dengan ketebalan tanah 0-5 M. Dengan jenis tanah berpasir atau persentase pasir lebih tinggi daripada kandungan liat. Kondisi tanah seperti ini daya simpan air-nya rendah. Jika terjadi kerusakan hutan maka akan terjadi kekeringa dan intrusi air laut lebih cepat. Daur Hidrologinya  hanya mengandalkan air permukaan (run off), hal ini menegaskan tingkat kerentanan pulau. Gangguan sedikit saja pada salah satu unsur ekosistem yang ada akan berakibat terganggunya keseluruhan ekosistem pulau Enggano. Disamping itu pulau ini juga terletak di jalur gempa pertemuan lempeng Aktif, lempeng  Indo-Australia dan Eurasia.

Secara administrasi  Pulau Enggano terdiri dari enam desa,  Desa Banjarsari, Meok, Apoho, Malakoni, Kaana, dan Kahyapu, dengan jumlah penduduk 2.760 (843 KK) data tahun 2011. Struktur adat di Enggano di pimpin oleh kepala suku yang disebut Paabuki, dari enam kelompok, yaitu suku Kaitora, Kauno, Kaahua, Kaaruba, dan Kaharubi. Sementara masyarakat pendatang diberi nama Suku Kamay.

ANCAMAN KELESTARIAN PULAU ENGGANO

Berdasarkan hasil pertemuan tanggal 20 Oktober 2015 dan dokumen pendukung yang ada, diketahui telah terjadi eksploitasi sumberdaya alam yang akan mengancam keutuhan dan kelestraian Pulau Enggano.

Penambangan material batuan yang mendapat izin dari Dinas Energi dan Sumber daya Mindral Propinsi Bengkulu, No. 151 tahun 2015. Tentang izin usaha penambangan oprasional produksi untuk penjualan matrial batuan kepada PT. Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera. Mendapatkan izin produksi 1.768,17 M2 Material batuan di Dusun Trans Kaana, Desa Kaana Kecamatan Pulau Enggano.PT. Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera, melakukan pengerukan di bibir pantai yang akan mengancam hutan mangrove dan keutuhan, kelestarian  Pulau Enggano.

Terkait dengan aktifitas penambangan tersebut, kami dari  Aliansi Masyarakat Sipil Penyelamat Enggano menyatakan sikap  :

  1. Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera, Melanggar kesepakatan pertemuan tanggal 13 April 2013 di Kantor Camat Enggano yang di hadiri oleh Tripika, Kades, Ketua BPD, Ka. Resort BKSDA Bengkulu, Pabuki,  ALIANSI Peduli Pulau Enggano, Ketua Suku, Kontraktor, Konsultan dan Pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Bengkulu.
  2. Aktivitas penambangan PT. Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera, melanggar UU No. 27 tahun 2007 Pulau-pulau Kecil, Pasal 35. Dan UU No. 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
  3. Aktivitas penambangan matrial batuan tersebut dilakukan di bibir pantai, mengancam hutan mangrove dan kelestarian Pulau Enggano.

Atas pelanggaran yang dilakukan tersebut, maka kami meminta dengan hormat kepada Bapak Gubernur Bengkulu untuk mencabut izin No. 151 tahun 2015. Tentang izin usaha penambangan oprasional produksi untuk penjualan matrial batuan kepada PT. Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera di Pulau Enggano.

Meminta Camat Enggano untuk menghentikan   Oprasi Produksi  PT. Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera di Pulau Enggano, selama proses pencabutan izin dilaksanakan.

KAMI YANG DAPAT DI HUBUNGI :

Atas Nama Masyarakat Enggano

  1. Prontir Kauno (Kontak Hp : 081271900845)
  2. Awang Anggoro (Kontak Hp : 082144110888)
  3. Yudi Aryawan Kaitora (Kontak Hp : 081367140930).
  4. Aliansi Masyarakat Sipil Penyelamat Enggano (Sony Taurus Hp : 085273762037)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.